Langsung ke konten utama

Pesan Singkat Malam Itu



Pesan Singkat Malam Itu
Malam kelam tak berbintang
Cahaya rembulan masih temaram
Hatiku masih dalam keadaan bimbang
Menuai rumitnya kehidupan
Pesan singkat telah sampai
Membuat hati bersorak sorai
Ingin cepat ponsel ku gapai
Akhir membuat batin tercerai berai
Kala kalimat itu terbaca mata
Entah apa yang ku rasa
Kau ucap tak ada lagi harap padanya
Ku mencoba tetap percaya
Padamu yang tercinta
Kau tanya ada apa denganku
Ku coba mengelak tak tahu
Berharap kau tak tanya lagi akan hal itu
Tapi pertanyaan itu tidak layu
Setengah hati ku jawab pertanyaanmu
Takut-takut kau marah padaku
Ku coba berkata padamu tentang alasanku
“Aku takut kehilangan kamu”
 Satu kalimat
Membuatku tercekat
Tak percaya ku kirim pesan singkat
Membuatku hancur lamat
Pesan kedua telah tiba
Hatiku berdegup tak terkira
Mencari jawaban
Atas sebuah pertanyaan
“Kamu takut kehilangan aku?”
“Tapi aku takut menghilangkanmu”
Sebuah kalimat yang kurasa semu
Membuatku terbelenggu
Dalam malam kelabu
Ku coba cerna kalimat itu
Ku coba tanya makna padamu
Makna yang sebenarnya aku tahu
Tapi ku ingin jawaban jujur darimu
Jawaban jujur dari lubuk hati
Tentang sebuah konsekuensi
Hingga aku mengerti dan memahami
Tentang fase hidup ini
Purbalingga, 24 Oktober 2014
Salam Hilang,

Nismasaei Ulfi Mulyanti

Komentar